Minggu, 11 September 2011

First Test Food (TF) Puspita Sawargi

soreee, hmmm bangun tidur langsung disuguhin soto mie sama camer ^.^ *senangnyaaa
hihihi kebetulan khusus hari ini aku lagi ada dirumah cami di jati padang ps. minggu...aku 2 hari ini ada agenda khusus bersama cami n camer yaitu memenuhi undangan buat TF a.k.a test food buat catering Puspita Sawargi (PS). Kemaren sabtu aku dijadwalin TF sama marketing PS tapi aku ga datang karena ada keperluan lain. Nah, hari ini niatnya mau datang ke TF kedua sama cami n camer. oiya, ini kali pertama aku TF alias first TF khusus untuk PS (karena dari awal udah niat mau pake ini). Waktu pertama kali liat review2 PS di blog2 wedding n weddingKu aku udah penasaran n cari2 info selengkapnya dan kebetulan temen kantor aku waktu pernikahan dia pake PS dan setelah aku liat2 foto dari make up sampai dekor dan makanannya kayanya recommended banget. Barulah saat2 ngumpulin brosur aku beranikan diri bilang ke camer kalo aku recomendasiin PS ini untuk pernikahanku nanti. Setelah camer liat2 brosurnya dan eview2 tentang PS akhirnya camer setuju buat make PS, selain itu ternyata camer yang kebetulan Kepala Sekolah pernah untuk acara wisuda sekolahannya juga pake PS n makanannya enak2 katanya. Alhasil klop sudah keputusan untuk pake catering apa. Tinggal minta penawaran dan TF deh. Nah, jauh2 hari sebelumnya setelah camer setuju buat make PS aku dengan semangat hubungi tante lynda n marketin PS buat minta penawaran, yang aku suka responnya sangat cepat n ditangapi dengan serius. Setelah aku lihat harganya 1 komentar aku "Wooow harganya booo" pasti pada penasaran deh harganya kenapa..hehe. Jujur harga dengan nilai penawaran yang dikirim PS kemaren terbilang ckup mahal buat aku secara memang aku budgetnya terbatas. Tapi setelah contact2 sama PS via sms dan bbm serta konsultansi2 sama temen2 aku yang dah pernah make katanya penawaran2 itu masih bisa di nego, gimana pinter2nya aja kita nego dan minta bonus macem2. Waah, aku pikir udah stack harga segitu ternyata masih bs nego sesuai kantong ^.^ alhamdulillah

Untuk penawaran PS saat ini masih aku otak atik menyesuaikan budgetku sebelum aku nego resmi ke PSm setelah aku otak atik lumayan sih turun banyak (mudah2an bs deal ke PS) dan kata temen2 lainnya juga sebisa mungkin nego untuk bonus2nya (kalo kita bs rekomendasiin PS ini untuk capeng2 berikutnya dijamin dikasih murah deh). hmmm, mudah2an aja aku bisa nego bagus sama tante lynda nya. Niatnya setelah TF aku baru mau meeting resmi sama PS nya. Kalo cami n camer udah ngerasa cocok n beneran mau pake PS aku baru akan dateng ke basecampnya PS d bekasi. Okey deh, sore ini jadwal aku First TF dengan PS. Aku dijadwalin untuk TF di gedung Pewayangan TMII pukul 18.00-20.00. Rencana aku akan berangkat dengan cami n camer aku kesana dari rumah cami. Makanya setelah ngepost ini aku mau siap2 buat berangkat kesana. Doakan aku yah teman, semoga TF pertama kali ini membuahkan hasil yang baik...Amiin :)

Kamis, 08 September 2011

Hijabku Mendekatkan Jodohku

Hai hai,udah malem banget nih..lagi suntuk banget ngerjain skripsi. Nyoba refreshing dengan blogwalking. Hmmm ada inspirasi baru nih, dari twitter yang aku follow yaitu @mariberhijab aku terinspirasi untuk ikutan nulis hijab story ku dan mensharingnya di blog mariberhijab

Nah, setelah tadi udah aku ketik cerita hijabku dan udah dikirim ke emailnya mariberhijab aku juga mau publish diblogku sendiri..hehe (lumayan nambah2 postingan :D)
Selamat membaca ^.^



Tentang Hijabku,

Alhamdulillah, ini sudah hampir tahun kelima aku menggunakan hijab. Dimulai di pertengahan tahun 2006 tepatnya saat aku duduk di kelas 2 SMA aku memutuskan untuk berhijab. Niat dan keputusanku bukan semata-mata hadir begitu saja tanpa ada cerita. Aku dari kecil cenderung tomboi dan tidak suka yang bersifat terlalu perempuan, teman-temanku juga lebih banyak dari kalangan laki-laki. Entah mengapa aku dulu merasa nyaman berteman dengan laki-laki ketimbang perempuan. Ketomboianku dari SD sampai SMA masih terus menjadi styleku, cuek dan bandel.

Tahun ke tahun akupun merasakan bertambah dewasa, mengenal lelaki dan memiliki rasa cinta monyet (layaknya ABG jaman sekarang). Dan akupun mulai timbul ingin menjadi lebih feminim dari hal penampilan serta sikapku. Akupun mulai belajar seperti perempuan pada umumnya, berambut panjang, baju feminim dan sikap feminim. Semua merubahku karena kesukaanku pada seseorang teman laki-lakiku.

Tahun 2006 akupun sudah duduk dikelas 2 SMA, dimana akupun mulai memiliki teman banyak dan seorang laki-laki yang kusuka pun semakin dekat denganku. Sampai ketika suatu moment itu terjadi dimana kata-katanya mengegetarkan hatiku dan merubah hidupku. Saat itu ada acara Pesantren Kilat di sekolahku yang memang rutin diadakan. Layaknya santri pesantren pada umumnya saat-saat pesantren kilat kami seluruh siswa wajib berpakaian muslim, bagi pria mengenakan koko dan para wanita mengenakan pakaian muslim. Hal ini awalnya membuatku risih dengan baju serba panjang dan jilbab yang membuat gerah. Namun aku tetap mengikuti peraturan sekolah dan bertahan pada keadaan itu (walaupun sebenarnya setiap selesai pesantren dan pulang jilbab pasti dilepas). Sampai tiba pada suatu moment yang sampai sekarang aku tidak bisa melupakannya, singkat namun sangat membekas dihatiku. Saat dimana aku berpapasan dengan laki-laki yang aku suka dan saat itu aku dalam keadaan menggunakan jilbab, kata-kata yang selalu kuingat darinya “cantik banget pake jilbab, kenapa ga seterusnya aja pake jilbabnya”. DEGH, saat itupun juga hatiku bergetar dan seperti diantara mendapat cambukan dan kebahagian. Merasa cambukan karena aku merasa memang seharusnya wanita wajib mengenakan jilbab dan aku apa justru tidak betah memakai jilbab, dan merasa bahagia karena ternyata dia yang kusuka memperhatikanku. Moment saat itu hanya terjadi persekian menit namun efeknya merubah haluan hidupku :)

Sejak saat itu akupun terus berpikir dan berpikir “apakah aku harus mengenakan jilbab untuk selamanya?” aku terus mengumpulkan niat dan kesungguhan untuk keputusan besar dalam hidupku. Bukan apa-apa, aku hanya takut aku tidak dapat istiqomah dengan jilbabku dan hanya labil saja. Namun kata-kata dia begitu kuat teringat dihati dan pikiranku, akupun mulai mencoba-coba menggunakan jilbab di depan cermin (kebetulan kakakku berjilbab) jadi aku coba-coba jilbab kakakku sambil membayangkan diriku menggunakannya. Saat-saat akan memutuskan berjilbab atau tidak sangatlah tidak mudah, gonjangan hati yang bereaksi negatif dan positif bertengkar sendiri dalam pikiran-pikiranku. Sampai akhirnya, aku mulai mencoba dahulu berjilbab pada setiap hari jumat dan tidak dilepas (kebetulan setiap hari jumat seragam sekolahku muslim). Setiap jumat aku berjilbab sambil membiasakan dengan penampilan baru dan memantapkan hati. Dan akhirnya niat itupun muncul, aku akan menggunakan hijab untuk seterusnya.

Setelah niat dan keputusanku kuungkapan pada keluargaku, merekapun setuju terutama mama dan kakakku. Meraka mensuport aku dan membantu aku dalam segala hal. Mulai dari mencari semua seragam sekolah baru rok panjang dan baju panjang serta tak lupa jilbabnya. Kami belanja cukup banyak untuk seragam sekolahku.

Hari Seninpun tiba, hari dimana aku pertama kalinya menggunakan seragam sekolah serba panjang dan berjilbab. Banyak yang kaget dalam perubahan penampilanku. Banyak juga ucapan selamata dan doa untukku namun ada juga yang meledekku (kebanyakan para teman laki-lakiku). Diawal masa-masa berhijabku godaan datang makin banyak, mulai dari ilmu agama, perilaku sampai ejekan sebagian teman-temanku. Aku merasa aku berjilbab tapi ilmu agamaku masih sedikit dan perilaku akupun masih jauh dari perempuan berjilbab sebenarnya. Aku juga sempat mendapat ejekan dari beberapa teman-temanku yang menyebutku ‘badut’ karena kebetulan baju seragam muslimku agak kegedean dan belum sempat ke tukang jahit untuk disesuaikan dengan badanku. Kemudian mereka juga melihat sepertinya aku tidak pantas berjilbab karena terlihat aneh mukanya (secara aku memakai jilbab dengan gaya standar sekali). Cobaan itu terus saja mencoba menggoyahkan keteguhan hatiku sampai akhirnya aku tetap kuat karena laki-laki yang kusuka terus mensuport jilbabku.

Pada tahun yang sama beberapa bulan kemudian, laki-laki yang aku suka menyatakan cintanya kepadaku (anggap ini masih cinta anak SMA ‘cinta monyet’). Aku bahagia dengan hal itu dan status baruku menjadi pacarnya. Tahun demi tahun kami berpacaran dan aku tetap dengan jilbabku dan ia terus mensuport (walaupun dulu aku belum sepenuhnya berhijab, karena jika tidak lagi mood aku tak mengenakan jilbabku) namun ia terus mensuport dan memahami transisi yang sedang ku alami. Ia mengerti bahwa semuanya butuh waktu dan proses, tidak dapat instan jadi. Oleh karena itu dimasa-masa sekolahku aku memang tetap berjilbab namun terkadang dirumah jika tak sekolah aku tak mengenakan jilbabku. Dan ia pun tahu aku seperti itu namun ia tetap sabar dan mengerti.

Masa pacaran kami memasuki tahun ke 3 dan kamipun sudah sama-sama lulus. Aku melanjutkan untuk bekerja sambil kuliah dan ia kuliah (kebetulan ia kakak kelasku setahun diatasku). Hubungan kami pun semakin serius dan bukan ‘cinta monyet lagi’. Ia mulai mengenalkanku pada keluarganya, dan mulai menunjukkan keseriusannya kepadaku. Namun ada hal yang mengganjal dihatiku, aku mengatakan kepadanya hal yang benar-benar mungkin membuatnya kecewa. aku : “nanti kalau aku dikenalkan dikeluargamu jangan bilang aku berjilbab yah” |dia : “loh? Kenapa memangnya?” | aku : “ tidak apa-apa, hanya saja aku belum yakin apakah aku akan tetap terus berjilbab setelah ini. Karena aku takut susah mencari pekerjaan setelah lulus karena jilbabku” | dia : Astagfirullah, kenapa berpikiran seperti itu, rezeki itu datangnya dari Allah, jika Allah berkehendak maka tidak ada yang tak mungkin. Kenapa harus takut berjilbab karena takut tidak dapat rezeki, sedangkan rezeki milik Allah dan Allah mewajibkan setiap kaum hawa untuk menutup auratnya. Bukan tidak mungkin Allah malah melancarkan rezekimu karena jilbabmu.” | aku : “ tapi, aku tetap saja belum yakin. Kumohon, tolong mengerti aku” dan kalimat terakhir dari jawaban percakapan kami membuat aku terguncang, dia : “ terserah kalau memang begitu. Jika ingin menikah denganku dan menjadi istriku, aku ingin kau terus berjilbab. Namun jika kau memutuskan hal lain maka maaf aku tak bisa menikahimu dan menjadi suamimu” | aku : ..... (terdiam dan menangis)

Setelah terakhir percakapan kami, aku meminta waktu padanya. Lagi-lagi aku merasakan cambukan dan kebahagiaan seperti awal aku berjilbab dulu. Aku memang berjilbab karena Allah melalui dirinya, tanpa dirinya aku mungkin belum bisa istiqomah. Mungkin Allah menghadirkannya dalam hidupku untuk membimbingku lebih baik lagi. Semuanya aku pikirkan dan yakinkan dalam hati serta niat yang kuat. Aku percaya Allah menuntun dam membimbingku menjadi lebih baik melalu dia dan aku mencintai dia karena membuatku menjadi lebih baik lagi. Dan segala semua alasan yang kumiliki untuk keyakinan dan niat tulusku akhirnya kuputuskan untuk ISTIQOMAH dengan jilbabku dan lebih baik lagi... :)


When dreams will come true...

6 tahun kami bersama sampai saat ini, 6 tahun waktu yang cukup lama untuk penantian impian kami. Akhirnya sedikit demi sedikit puzzle impian kami mulai terkumpul. Tahun 2011 bulan juni lalu dia melamarku (antara dia dan aku). Dia yang selama 6 tahun ini menemani aku, akhirnya mengajak aku untuk menikah. Dan tanpa ingin berpikir panjang aku menerima lamarannya. Dia yang selama ini telah memberi pelajaran-pelajaran kepadaku, dia yang selama ini membimbing aku lebih baik, dan dia yang selama ini memotovasi aku untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan setelah sholat isthigharoh, aku mendapat jawaban bahwa Allah SWT mungkin memang mengirimkan ia untuk menjadi imam dalam hidupku untuk menuju kebaikan.


Hijabku Mendekatkan Jodohku,

Dan sesuai judul cerita hijabku, melalui banyak cobaan dan pertengkaran batin yang cukup lama, dengan keputusan hijabku alhamdulillah Allah SWT mendekatkan jodohku. Laki-laki yang dari dulu aku suka dan membuka hatiku kini bersamaku dan karena hijabku laki-laki itu dekat denganku dan akan menikahiku yang insya allah akan dilaksanakan tahun depan. Mohon doanya yah teman-teman untuk pernikahanku semoga lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT. Aamiin.

Terima kasih banyak untuk Fahmi yang selama ini membimbingku dan semua keluargaku yang mensuport aku setiap waktu dan spesial untuk para pembaca. Semoga cerita hijabku bisa menginspirasi kalian untuk berhijab :)

Wasslammualaikum Wr Wb

By : Ocha Naami

Sabtu, 03 September 2011

5 Hariku di Sumedang

huft, akhirnya setelah beberapa hari menjadi 'draft' bisa melanjutkan cerita ini..hmmm lebaran kali ini aku di Sumedang loh setelah melakukan ritual mudik kemarin :D , aku sampai Sumedang hari minggu sekitar jam 2 siang. Setelah sekitar 7 jam perjalanan dai Tangerang ke Sumedang aku sampai dikampung halaman. Alhamdulillah perjalanan lancar dan ga terlalu macet. Sampai disana ketemu sama kakak aku, kakak ipar, kopanakan dan saudara2 lainnya. Senang memang rasanya berkumpul bersama walau lelah dirasa namun melihat mereka menyambut dengan suka cita membuat lelahku bisa tertahan. Hal yang paling aku rindukan disini adalah keponakan2ku. Mereka yang selalu rajin sms aku bilang 'tante, uji ipal kangen nih' , senang bisa menemui mereka dan mengobati rasa kangen mereka juga :)

Sehari setelah kedatanganku, mamaku dan keluargaku sibuk masak2 ketupat dan sebagainya. Sumpaah yah seneng banget deh ngerasain moment2 kaya gini. Bener2 terasa banget lebarannya. Aku dikampung lebih banyak di depan laptop sih ngerjain skripsiku terus tidur sama nonton tv ajah. Jarang banget keluar muter2 kampung..hihihi kaya apaan aja deh :p
Intinya selama aku dikampung lebih banyak di rumah paling keluar rumah kalo udah malem aja beli cemilan, enak udara malemnya dingin n seger..hihihi.

Oya, ada hal lucu terjadi dikampung aku, kejadian lucu dimana saat penentuan 1 Syawal 1432 H yang emang sesuai kalender itu tanggal 30 Agustus 2011 alias hari selasa. Nah, kalo dikampung itu udah rame tuh bawa kentongan atau bedug buat takbiran. Tapiiii takbirannya bertahan cuma 15 menit..hahahha kenapa? karena pas jam 8 malam (kalo ga salah) pengumuman dari pemerintah 1 Syawal 1432 H jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011 hari rabu. Serentak warga deket alun2 n masjid bersorak tanda kecewa. Ya gimana ga mau kecewa secara ibu2 sekampung udah buat ketupat plus sayur plus makanan lainnya buat lebaran besok. hahahha kocak deh ekspresi mereka pas malem itu dan takbiranpun berenti diganti dengan pengumuman sholat tarawih..wkwkwkwk coba deh bayangin lagi asyik2 takbiran eh malah suruh teraweh. Alhasil sebagian bubar sebagian lagi ikut teraweh. *ada2 aja yah :D

Dari pengumuman pemerintah yang menetapkan 1 syawal 1432 H jatuh pada hari rabu tanggal 31 agustus 2011, kami sekeluargapun ikut lebaran versi pemerintah yaitu hari rabu. Yaa, umumnya lebaran dikeluarga2 kami pagi2 udah bangun dan siap2 buat sholat ied. Benaran yaah suasana dikampung tuh berbeda banget pantes ribuan orang rela berdesak2an dan bermacet2an ria buat lebaran dikampungnya ternyata ini toh rasanya berlebaran dikampung..hihihi..Jujur aku terakhir lebaran dikampung itu udah lama banget (maksudnya shlt ied dikampung), soalnya selama ini aku mudik selalu setelah lebaran atau pas hari H. Baru tahun ini aku mudik sebelum lebaran dan shlt ied bersama keluarga di masjid agung wado sumedang :)
Perasaan haru, bahagia, rindu dan semuanya bisa bercampur dalam hatiku, gema takbir yang terasa begitu mengena dihati, pandangan2 para keluarga, senyum hangat ooh indah sekali...

my momz and puji (keponakan aku) ^.^

suasana shlt ied di Masjid Agung wado Sumedang


Selesai shlt ied kami seperti biasa mengadakan ritual silaturahmi berkunjung ke rumah saudara2 lainnya dan seperti tahun2 sebelumnya juga aku udah nyiapin amplop buat para anak2 kecil dan keponakan aku khususnya..entah harus mengungkapkan seperti apa, bahagia dan senang sekali bisa berbagi dengan mereka. Keluargaku memang tidak cukup besar karena di Sumedang hanya keluarga mamaku. Kalo yang lebih besar lagi keluarga dari ayahku lebih ramai tapi tahun ini tak bisa menemui mereka..Selesai kami bersilaturahmi dan berbincang2 acarapun selesai dan tiap orang punya kegiatan sendiri2 jadi pada mencar2 deh.. Nah, berhubung panda aku ga ikut mudik jadi aku sendirian jadi dirumah aja deh..hehe (kemudian terfikir untuk narsis sedikit :P )

inilah keluarga kecilku, mereka yang paling kusayang (puji, mama, rival) love them all :*



Ga terasa liburanku udah mau berakhir di akhir pekan, overall lebaran aku emang cuma dirumah ajah karena memang niat dari awal liburan lebaran sekalian ngerjain skripsi. Jadi ga niatan buat jalan2 atau melancong..hehe (bilang aja ngirit mau merried) hahahaha
Okey, 5 hari sudah berlalu di Sumedang akupun memutuskan balik ke Jakarta sebelum puncak arus balik yaitu hari Jumat. Yaap, ga usah diceritain kali yah selama perjalanan balik ke Jakartanya..hehe sama aja kok cuma tidur di bus n makan :D

Lebaran kali ini benar2 terasa berbeda buat aku, dimana tastenya berbeda dari segi suasana dan hati :) Makasih yah buat semua keluargaku di Sumedang :*

Jumat, 02 September 2011

Mudik Lebaran

hai hai, udah malem gini masih melek nih...hihihii ga tau deh kenapa, padahal hari ini aku abis perjalanan arus balik selama 7 jam perjalanan. Tapi matanya ga bisa merem nih, sambil nunggu nonton bola Iran vs Indonesia sejenak menulis kayanya ide bagus ^.^
Hari ini keluar dulu yah dari tema weddingku, hehe mau nulis yang lain ajah. Hmmm berhubung masih suasana lebaran aku mau cerita nih tentang lebaranku :) . Lebaran tahun ini aku dari sejak awal ramadhan udah berniat mudik, karena ayah aku udah ga ada jadi aku mudik ke kampung halaman mamaku di Sumedang. Eh, tapi bukan cuma kampung halaman mamaku tapi aku juga loh secara lahir di Sumedang..hehhe. Karena aku kerja kantor sampai tanggal 26 Agustus 2011 jadi baru bisa mudik setelah tanggal 26 Agustus. Hmm awalnya pengen langsung berangkat sabtu pagi nya tapi berhubung pengen kangen2an dulu sama pandaku sebelum aku mudik jadi diputuskan mudiknya minggu pagi ajah :D
Sabtu pagi yang aku tunggupun tiba..horeeeeee welcome holiday ^.^ akhirnya bisa punya waktu libur panjang, bebas dari kepenatan pekerjaan dan perkuliahan..ihiiiyy :D . Satu hari di hari sabtu aku habiskan bersama panda. Oiya, sabtu pagi aku sempatkan pergi ke Thamrin City sama pandaku. Aku niat cari kado buat camer (*iihiiyy) kebetulan camer aku ultah jadi sekalian ajah beli baju lebaran buat camer n keponakan2 aku dikampung. Alhamdulillah yang dicari langsung dapet jadi ga terlalu lama muter2nya (secara masih puasa takut ga kuat :p)
Aku beli gamis n manset gamisnya juga buat camer. Setelah dapet langsung caaw pulang deh, ampyuuun waktu itu puanasss gila cyiiin..Sampe dirumah panda aku langsung tidur, kesian dia pasti cape banget. Kalo aku ga terlalu cape soalnya lagi dapet bonus dari Allah jadi ga puasa.hehe (pantes mau yah diajak ke TC :p) Nah, sambil nunggu magrib aku bungkus kadonya deh. Selesai semuanya kado plus parcel yang udah aku buat n siapin aku jadiin satu kedalam tas buat dibawa pandaku nanti pas pulang. Hmmm aku sempet sakit sorenya, ga ngerti kenapa aku pusing bgt dan seperti biasa panda aku menjaga dan merawat aku (*so sweet yaah tapi beneran seneng deh) Okey, sampai dipenghujung sabtuku dan sampai diakhir pertemuanku sama panda...

Minggu pagi, aku udah bangun pagi2 buta buat siap2 mudik. Berangkat jam 6 pagi dari tangerang menuju x deres ke kp. rambutan buat naik bus jurusan Sumedang. Hmmm, singkatnya perjalanan pagi itu cukup cepet secara jakarta udah lenggang jadi ga ada tuh macet2an kaya biasa. Aku sampai x deres jam 7 langsung naik patas kp. rambutan dan sampai kp.rambutan sekitar jam 8. Moment yang udah lama ga aku rasain saat mudik adalah rebutan bus buat naik dan dapet tempat duduk. Ahaaay tahun ini aku ngerasain lagi loh, setelah beberapa tahun silam terakhir aku ngerasain saat ayahku masih ada. Walaupun moment kaya gini menurut orang ga nyaman tapi menyenangkan buat aku, berasa mudiknya :D
Karena sekarang aku mudik cuma berdua sama mamaku jadi mau ga mau aku yang bertanggung jawab selama perjalanan mulai dari ongkos, rute bus, tempat duduk dsb. Seneng deh bisa mudik dengan hasil uang sendiri. Btw, aku akhirnya berhasil loh dapet tempat duduk dengan rebutan sama penumpang lain..hahahahha keren kan :p
Perjalanan mudik aku terhitung selama 7 jam perjalanan dan aku udah bisa menginjakan kakiku di kampung halaman aku yaitu Sumedang ^.^

and welcome to holiday with my lovely family

Kamis, 01 September 2011

review Gedung Deptan

sebelum masuk ke review selanjutnya, mau ngingetin aja nih list gedung yang mau aku pake...
dipost sebelumnya aku udah review 2 urutan gedung pertama yaitu gedung bulog dan gedung pertamina simprug...
ini gedung yang masuk list aku :
  1. Gedung Bulog (review)
  2. Gedung Pertamina Simprug (review)
  3. Gedung Deptan (review)
  4. Gedung Granadi (review)
  5. Gedung Palma One
  6. Gedung Depsos
nah sekarang saatnya review gedung ketiga yaitu Gedung Deptan, tapi ngomong2 kenapa aku taruh Deptan di urutan ketiga? hmm sebenernya, awalnya tanpa survey sana sini si camer udah mau booking dan DP buat gedung ini soalnya secara camer orang deptan alias pegawai deptan makanya langsung disuruh pake gedung ini. Tapi berhubung aku pengennya survey dulu sana sini dan pengen liat-liat tempat lain akhirnya camer ngalah n kasih kesempatan ke aku buat survey2 dulu. Oiya, buat mutusin mau pake gedung apa sempet agak alot loh aku n cami. Sempet kita bertengkar kecil gara2 gedung doang ( ya ampun cyiin cobaannya banyak yah menjelang penikahan, semoga bisa melewatinya ^.^)
Nah, berhubung camer udah nentuin pilihan pake gedung ini dengan alasan secara biaya juga murah (buat pegawai deptan dapet diskon 50% dari harga sewa normal) dan kapasitasnya juga memenuhi secara deptan emang luas n gede banget. Dimulai dari parkiran yang emang luas banget terus aula yang gede mulai dari lobby masuk sampai ke dalem aulanya. hmm, ditambah biaya sewanya yang murmer abis. ga heran deh kalo deptan salah satu gedung yang laris manis diincer para capeng2. Oiya, untuk biaya sewanya tahun ini 2011 masih diangka Rp. 6 juta (kalo aku jadi pake gedung ini harganya dapet diskon 50% jadi cuma bayar Rp. 3 juta kalo yang sewa adalah pegawai deptan atau pns deptan). Dilihat dari harga n kapasitasnya sih emang cocok sih buat aku tapi yang bikin aku berpikir ulang buat pake gedung ini yaitu cat temboknya...ya ampuuunn cyiiinnn cat gedung deptan itu yang sekarang ijo gonjreeng ga jelas -.-" (bikin gedung yg awalnya mewah jd kaya warteg *hammer* ) aaarrrgggkkk pokoknya setengah hati gitu deh buat milih gedung ini..hiks hiks
okey,ga usah panjang lebar deh..langsung aja yah liat viewnya dibawah ini..(ini baru foto pas dekor yah, kalo sebelum dekor nanti lagi ya masih di kamera soalnya) kebetulan ini vendornya pas pake Puspita Sawargi so, bisa jadi bayangan juga buat yg pake Deptan n PS
nah, ini salah satu dekor pintu masuk ke pelaminan

kalo yang ini penampakan dari sayap kanan aula *agak ketutup pelaminannya
nah, liat juga kan warna tembok deptan yang ijo gonjreeng >.<

nah, ini dia salah satu dekorasi pelaminan di deptan *lumayan bagus

ini dekorasi untuk menu buffet nya *sepertinya kalo di deptan tema mati deh harus berunsur ijo gitu :(

nih, liatlah seberapa luasnya aula deptan tapi sayang dirusak dengan warna ijo gonjreng *hiks

aneka es dari PS, eh liat deh deptan juga keren di pintu2nya yg warna coklat gitu terkesan elegan yah ^.^ (asal jangan dijejerin sam cat temboknya)

ini chocolate fountain nya PS, dan lagi2 harus ngeliat si ijo gonjreng itu -_-"

diliat dari semua contoh dekor ini emang konsepnya ijo, kayanya sih si capeng mentok nentuin konsep gara2 cat deptan yang gak banget :( *gmn nasib aku kalo jadi pake gedung ini*


Nah, kebayang kan gimana2 nya gedung deptan? Emang sih secara harga n kapasitas oke banget tapi sumpah yaah illfeel bgt sama cat temboknya. Sebenernya masih banyak yang mau aku ceritain tentang deptan tapinya nanti aja yah di post selanjutnya. Sekalian aku kasih liat deptan before dekor nya biar kebayang kalian nanti yang mau pake mau dekor kaya gmn. Overall, aku sih kalo mentok2 ga dapet gedung di ke 6 list aku itu ya mau gak mau pake gedung ini dan aku bakal muter otak buat dekorasinya biar si ijo gonjreng itu ga ngerusak hari bahagia aku..huhuhu
Btw, ini CPnya yah untuk Deptan, semoga membantu bagi yang mau pake gedung ini.

Departemen Pertanian
Jl. Harsono RM No. 3
Ragunan Jakarta Selatan
PIC : Pak Hartono - 0818486342 / 081282696342