Kamis, 10 Maret 2011

Kata Terakhir Untuk Ayah (15 Desember 2003)

Bagai disambar petir disiang bolong...

Rasanya aku tak percaya melihat kejadian ini,kulihat Ayah terbujur kaku, berbaring lemah tak berdaya..Aku berdiri kaku menyaksikan pemandangan itu, aku berharap semoga saja ini hanya mimpi dan aku berharap lekas bangun dari mimpi buruk ini.

Tapi tidak...ini bukan mimpi...berkali-kali kukedipkan mata ini, berkali-kali pula aku berusaha bangun dari tidurku dan berlari memeluk tubuh Ayah ku yang sedang tertidur pulas. Semua itu sia-sia...ternyata benar, Ayah telah berpulang ke Rahmatullah dan benar Ayah telah meninggalkan kami yang belum mampu berdiri diatas kaki kami sendiri..

Entah pada siapa kulepaskan rindu untuk Ayah ini...
Entah siapa yang akan ku peluk untuk keluh kesahku...
Entah siapa yang akan mendampingiku kelak untuk membuka gerbang kehidupan baruku...
Begitu banyak harapan Ayah yang belum kepenuhi, juga begitu besar cita-cita dan keinginanku, tapi...apa aku mampu berjalan menggapai cita-citaku tanpa Ayah?

Siap tidak siap aku harus terima kehendak Illahi...
Dulu, saat aku rindu ingin bertemu Ayah, aku bisa menemukan sosoknya dimana saja aku mau, tapi sekarang tidak lagi...
Aku takkan pernah menemukan sosok beliau diujung dunia sekalipun...
Aku ingin mengikhlaskan kepergian beliau, tapi saat rindu ini datang, pada siapa aku tumpahkan?

Ayah, sebait lagu yang bisa mengurangi rindu terpendamku padamu sampai kapanpun...
"Ayah"
Dimana…akan kucari
Aku menangis seorang diri
Hatiku….s`lalu ingin bertemu
Untukmu…aku bernyanyi

Lihatlah…hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah..aku ingin bertemu
Untukmu…aku bernyanyi

Untuk ayah tercinta,aku ingin bernyanyi
Dengan air mata di pipiku…
Ayah, dengarkanlah aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi…
------------

Ingin rasanya kupeluk tubuhmu yang terbaring kaku tidak berdaya itu, ku cium kakimu sebagai perwakilan dari ungkapan maafku, tapi mungkin Allah tidak mengizinkan aku menyentuh tubuhmu hingga tempat peristirahatan terakhirmu...

Selamat Jalan Ayah Tercinta, doa anakmu akan senantiasa ada dalam jasadmu...
Ayah, tenanglah disisi ROBBY Yang Maha Agung...
Ayah, tentramlah digenggaman Arsy Illahi...
Ayah, tak putus-putusnya doa selalu kehadiahkan untukmu...

Love,
Ocha

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar